Monday, December 10, 2012

Plan for Execution (2013)

(Source here: Lonely Traveler)

Dosa sebenarnya, menghabiskan waktu menatap PC jam-jam segini. Tetapi saya sedang terserang virus tak terelakkan, inspirasi tiba-tiba. Sambil memandang teman saya yang lagi mengunyah kerupuk dengan semangatnya, saya lihat kiri lihat kanan, jaga-jaga supaya nggak ada yang memandang saya curiga.

Kemaren, saya sempat rapat sama orang Jepang. Rapatnya itu sekitar pukul 15:00 WIB, di salah satu Hotel yang terkenal di kawasan Senayan sana, di ruang private meeting lantai paling atas. Lumayaaan, sambil hahahihi nyeruput "Es Jeruk" (yang sudah saya pakemkan sebagai minuman favorit saya setelah Citrus Squash, Lemon Squash, Lime Squash dan Orange Squash), saya jadi sangat ingin melakukan apa yang barusan disebut salah satu dari mereka.

Thursday, December 6, 2012

"Life Goes On"

 (Source: here)

Gadis itu mencoba mengalihkan tatapannya, antara jengah dan senang. Mencuri pandangan dan berusaha secepat kilat mengalihkan ke arah lain. Sementara objek di depannya juga melakukan hal yang sama dengan cara yang berbeda. Berlama-lama berdiri di antrian wudhu dan selalu mundur ketika temannya yang lain datang mengantri. Dari yang didengar si Gadis dari dua temannya yang sibuk memperhatikan tingkah polah mereka berdua, Lelaki itu juga berkali-kali memandang ke arah Gadis dan tersenyum sendiri. Ada binar bahagia di sana.

Sunday, December 2, 2012

12th: Solo (Day 2 & 3)

Bag Tag I am Indonesia di tas yang naas..
Sedikit cerita tentang pengalaman saya dalam perjalanan, banyak hal bodoh yang terjadi dan jadi bahan tertawaan:
1. Berkelahi dengan conveyor barang di bandara, karena saya terus memegang barang dan conveyor terus berjalan.
2. Menenteng tas yang penuh dengan tusukan jarum karena putus tiba-tiba. Hadooooh.
3. Kembali berkelahi dengan conveyor dan mengembalikan barang-barang yang jatuh berantakan. Niat membantu malah dikira tersangka gara-gara papan surfing dan barang bawaan orang Jepang yang super duper gede, tapi tu orang cuma ngambil barang dia sendiri dan membiarkan kami sendiri. Bahkan petugas bandara pun tak datang membantu.
4. dan banyak lagi, namun lupa.. Kelamaan soalnya,, sigh.. 

Day 2 Jum'at 9 November 2012
Ternyata saya butuh waktu lama untuk melanjutkan. Hehe.
Singkat cerita, hari kedua berada di Solo dihabiskan dengan mencoba mengunjungi spot-spot penting yang ada di sana. Berbekal informasi yang dikumpulkan sahabat saya mengenai area yang cukup terkenal di Solo dan diakhiri dengan mencari jalan ke rumah sahabat saya untuk sekalian menghadiri acara lamarannya.

Tuesday, November 27, 2012

12th: Solo is not about Career because It is not Solo Career (Day 1)

Berbicara tentang bulan November yang saya lalui, tidaklah sepenuhnya membosankan dan dihabiskan di kamar. Catatan kemaren hanyalah catatan saya yang mati kebosanan dan ingin setengah mati hangout bareng teman buat mendaki gunung, namun tak kesampaian. *Dasar anak nakal, disebut-sebut terus. Kalau mama saya tahu, pasti kena jitak.

Sebut saja ini perjalanan saya yang ke-12 dan coba dokumentasikan. Tidak sepenuhnya direncanakan untuk vacation, tetapi untuk menghadiri peristiwa besar sahabat saya yang menikah di Karanganyar (see 11th). Perjalanan ini adalah salah satu perjalanan yang luar biasa yang saya lalui dengan seorang sahabat. Perjalanan bertualang berdua di kota kalem "Solo" hingga nyaris menghapal jalan yang ada di sana.

DAY 1 Kamis, 8 Nov 2012
Tiket yang jauh-jauh hari sudah dipesan dan perlengkapan bepergian yang sudah dipersiapkan adalah menu utama bawaan kami saat itu. Tepat pukul 12 siang, saya dan rekan mengambil izin cuti 1.5 hari untuk segera berangkat ke Solo. Salah satu menu transportasi yang kami pilih untuk menuju bandara adalah "Damri Gambir". Dengan hanya membayar 20.000 rupiah, kami sampai di Terminal 2 Bandara Soeta.

Teman saya terlelap dengan sempurna sementara saya yang duduk di sampinya, tepat di sebelah jendela bergerak dengan resah. Mengapa? Karena saya sedang berpikir keras untuk memulai pembicaraan dengan seorang Jepang di sebelah saya. Hahahha, saya memang sangat hiperaktif sekali. Tetapi karena telat memulai dan tidak menemukan momen yang tepat, kecuali kata "Excuse me" yang saya lancarkan ketika meminta jalan, akhirnya saya nggak jadi bertemaaaaan. Huhuhu.

Saturday, November 24, 2012

Time is moving!!

That spark just went, leave me burning without sense of knowing..
There are a lot of moment that I missed, in my real or my dream.
I stepped up without knowing what would I become, winner or loser.
In fact, that the reason why there is a life, am I right?
Don't go far, dude. It just some piece of useless note
Well, You should know by now

Duduk ditemani deru kipas yang semakin berdebu. Dunia bergerak perlahan meninggalkan patahan-patahan yang tak beraturan. Banyak orang besar berkata dengan berbagai kata bijak mereka, simpang siur dalam keinginan untuk pembuktian yang nyata.

Redundan, adalah pikiran yang mengalir tak beraturan, saling berkait satu sama lain dalam pemaksaan yang berusaha untuk menghubungkan. Jiwa tak lagi tenang dengan keadaan, terus membentuk cabang-cabang yang abstrak dalam kelam. Cahaya sudah lama memudar, sebatang lilin kecil tak lagi bisa menjadikan penerangan. Pikiran ini begitu mencekam. Jeritan ketidakpuasan atau kehilangan yang tak terbantahkan. Tapi jangan biarkan, tolong jangan biarkan jiwa ini pudar. Karena kelamlah yang akan datang, bersiap menanti di ujung jalan.

Tuesday, November 13, 2012

11th: From Jakarta to Karanganyar (Wedding Session)

(Source: here)

Thursday, Hectic Day..
Pekerjaan menumpuk tidak menyurutkan tekad bulat kami (baca: saya dan teman sekantor yang juga sahabat saya sejak zaman batu, *menggenggamkan tangan dengan pandangan menyipit) untuk segera terbang ke Solo. Sebenarnya tujuan utama bukanlah kota Solo, tetapi Karanganyar. Tempat resminya sahabat saya "Ayu", mengakhiri masa lajangnya.

Memang persiapan yang kami lakukan tidaklah begitu matang, karena satu-satunya yang sempat kami pikirkan adalah tiket pesawat promo ke sana yang itu pun diinfokan Ayu dan menjahit baju seragam yang jahitnya pun mepet. Dengan meninggalkan pekerjaan dengan catatan sudah dihand-over dengan member yang lain, kami pun melenggang ke bandara, menenteng satu travel bag dan oh meen tas punggung saya yang entah bagaiman tiba-tiba putus saat saya akan terbang. Bagus-bagus, terpaksa saya melakukan jalan keluar dengan penusukan jarum pentul pada titik-titik yang diperlukan. Hahaha, ketawa ngakak dulu.

Thursday, October 25, 2012

One Chronicle

(Source: here)

"It will be good when you find someone that will be the first and the last later on"

She, my best friend from elementary school, gave me that speech. I laugh of that but couldn't pretend that was false. She was shock when I said "I don't have one until now" and mumbled "How could the girl like you still alone?" I still continued my laugh and though "What could I do? this is me, still alone until now"

Cry or laugh? Well for this time, I choose to laugh. I even couldn't imagine that. Just like a puzzle, make me dizzy. In case, I just curious about what will happen, when, where, who, and how I meet him? Is he my friend? Is he the one whom I know before? Or Is he just a stranger?

I know it would be interesting to meet him. Meet someone who will be mine and make me comfortable  when I am with him. Or when I curious for what has he done, he would say: "I just want you feel comfortable". Ooooh, I miss that moment!! Do I have? Bwahah, I don't know yet. Just gone with the wind.

What would I do now? Hmmm..
First, I would improve my skill in the other parts, Second, I would improve my skill in the other parts. Third, I wanna hike to a mountain, get an invitation to Papandayan, Yippieee. Hopefully, I can get my parent's permission to do this. Fourth, build the network. Love skill, maybe later after I meet him. Aiyayayaya.. What ever!! Hahaha.

Expectation is the root of all heartache
(William Shakespeare)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...