(Gerbang Masuk Monumen Pancasila Sakti)
Sebelum lanjut, saya mau bilang kalau perjalanan yang saya lakukan saat ini cukup berat. Baik dari segi konten maupun dari apa yang saya lihat. Beruntungnya saya punya partner ke sana, yang pengennya disebut NN, prok prok prok, kalau nggak, bisa terkapar di tempat kayaknya. Hehhe.
Ya, yang namanya wisata sejarah, pastilah harus ada bekal yang kita miliki ke sana. Dengan semangat 45, saya mulai melakukan pencarian alamat untuk menuju ke sana, berhubung saya sudah lumayan kebayang ke tempat apa yang saya tuju. Sering membacanya di buku sejarah, tetapi belum benar-benar pernah ke sana. Berkat tanya sana tanya sini sehubungan dengan tanggung jawab sebagai orang yang ngajakin teman plus kami berdua sama-sama disorientasi, akhirnya kami menemukan rute murah untuk mencapainya dan nggak pake lama. Hehhe.
