Showing posts with label Fun. Show all posts
Showing posts with label Fun. Show all posts

Sunday, May 29, 2016

First Time: English Debate Competition

Seumur-umur, baru sekarang saya ikutan English Debate. Ikutan pun karena direkomendasikan sama senior di kantor alias ditodong dan dicaplok semena-mena. Kan nggak keren kalau saya nolak, meski hati berdebar-debar, tetapi tetap terselip perasaan tertandang buat naklukin ni lomba.
Perjuangan sampai hari-H, beeh luar biasa lah. Soalnya perjuangan saya nggak ada urusannya sama ni lomba, karena kerjaan wajib saya. Rapat tak berkesudahan, laporan yang terus-terusan, after effect rapat yang juga harus dikerjakan plus persiapan debat yang baru mulai saya kerjakan H-1, which is malamnya. So sweet banget kantor saya ini sebenarnya. Setelah saya selesai rapat jam setengah 5 dan harus kembali ke kantor lagi bersama macet Jakarta di sore hari, sebab VP Legal nungguin saya buat di-coaching. Udah dipaksa ngomong sama beliau, saya bilang, maaf Pak, saya nggak mood. Hahaha, sejujurnya saya grogi aja disuruh bicara Inglis gitu.

Sebenarnya materinya nggak susah-susah amat, ada 5 materi, saya kebagian untuk ngerjain 3 materi dan partner saya 2 materi. Untungnya saya bareng partner, satu tim berdua. Materinya oke banget lah buat debat, Importing Gas for fullfil domestic demand, Regulated Gas Price, Government City Gas Program Benefits for us, Holding BUMN and Need of Specialist in our company. 

Sunday, January 31, 2016

Hello 2016!!

Hampir genap 11 bulan tidak memperbaharui isi blog membuat saya merasa harus mengulang kehidupan saya dalam setahun belakangan ini. Banyak yang terjadi, mulai dari berhenti kerja, rehat sekian waktu di rumah, menghadiri pernikahan teman kantor lama sampai dengan menapaki kehidupan Jakarta lagi di tempat baru.

Hampir genap 6 bulan bekerja di kantor baru telah membawa saya ke berbagai lokasi di Nusantara. Pertama kali menapaki Kepulauan Riau atau bertandang di Pulau Sulawesi. Perjalanan kejutan dan dadakan tetap selalu menemani karir saya hingga kini. Hal yang harus saya syukuri bahwa tak harus berdiam diri di depan layar saja melewati waktu tetapi terbang memandangi langit di Pulau berbeda pun dapat dirasa.

Tahun yang baru pun telah berganti. Umur pun terus bertambah. Tulisan rahasia tetap terpapar pasti dalam cerita. Ambisi mulai berpindah haluan seiring cita. Halo 2016, halo dunia!!



Sunday, January 18, 2015

One Month One Direction (1): Malang and Batu - Remaining Day

DAY 2

Hari kedua di Batu, kami melakukan perjalanan ke Alun-Alun Batu dan Jatim Park II. Di dalam Jatim Park II terdapat 3 lokasi wisata, yaitu Ecogreen Park, Batu Secret Zoo dan Museum Satwa. Namun, karena kami baru berada di sana pukul 12 siang, jadilah tempat yang sempat kami kunjungi hanya 2 lokasi.

1. Alun Alun Batu
Menurut cerita, dulunya Alun Alun Batu merupakan taman yang didalamnya terdapat Bebatuan yang disusun sedemikian rupa. Namun, icon ini tidak dipertahankan kota Batu. Setiap pergantian walikota, maka juga dilakukan pergantian dekorasi Alun-Alun. Icon yang ada saat saya mengunjunginya kemarin adalah buah Apel dan Strawberi.

2. Jatim Park II
Harga tiket masuk Jatim Park II dibagi menjadi beberapa paket. Kami mengambil paket 3 seharga 120.000 rupiah per orang dan berhak untuk mengunjungi 3 lokasi. Meskipun hanya 3 lokasi, kami hanya mampu mengunjungi 2 lokasi karena luasnya.

a. Ecogreen Park
Spot utama yang ingin kami kunjungi pada lokasi ini adalah Rumah Terbalik. Menduplikasi konsep yang berasal dari Belanda, konsep ini merupaka konsep pertama di Indonesia. Antrian menuju wahana ini selalu panjang, atau memakan waktu 15-20 menit sampai tiba giliran kami masuk. Selain itu, juga terdapat miniatur beberapa candi yang ada di Indonesia yang didalamnya merupakan area simulasi berbagai macam peristiwa alam seperti gempa, angin atau salju.

b. Batu Secret Zoo
Ada banyak sekali binatang di kebun binatang ini. Sangat cocok untuk membawa anak-anak sebagai arena belajar. Berbeda dengan kebun binatang lain yang saya kunjungi pada umur segini, binatang-binatang yang ada di kebun binatang ini cukup terawat. Koleksi binatangnya mulai dari berbagai jenis primata sampai karnivora, mulai dari reptil sampai singa, bahkan binatang-binatang kecil lain yang sama sekali tidak pernah kita tahu. Secara garis besar, saya lebih puas berkunjung ke lokasi ini daripada ke Taman Safari.

DAY 3
Kami melakukan perjalanan dengan berjalan kaki ke lokasi wisata Paralayang dan Pemandian Air Panas Sanggoriti. Untuk ke lokasi Paralayang, kami hanya mampu menempuh setengah jalan karena ternyata lokasi berada 12 km dari tempat tinggal kami di Batu plus dengan medan yang menanjak dan berputar-putar.
Sementara untuk ke Pemandian Air Panas Sanggoriti, kami menaiki angkutan umum dan berakhir dengan membeli bakso dan sate kelinci di lokasi.

DAY 4
Perjalanan pada hari keempat adalah perjalanan terakhir saya dengan adik-adik pada kunjungan ke Malang ini karena mereka akan kembali ke Yogyakarta pada hari ke-5. Setelah diskusi yang cukup alot dan saran dari Om kami yang tinggal di Batu, jadilah kami memutuskan bersama-sama dengan kakak sepupu berkunjung ke Coban Rondo. Salah satu wisata air terjun terdekat dari Batu.

Kami menempuh perjalanan dengan bis sekitar 30 menit (harga: 4000 rupiah dari Batu) dan 15 menit dengan ojek (mereka mematok 45.000 rupiah per orang, sudah termasuk tiket masuk ke lokasi wisata ini).

Suasana Coban Rondo sangat padat pengunjung. Udaranya sangat sejuk dan airnya sangat dingin. Kalau berkunjung ke Batu, saya sarankan untuk berkunjung ke lokasi ini. Dalam keadaan ramai saja saya masih berminat untuk berkunjung, apalagi ketika bukan pada musim liburan dan sepi.

Dapat disimpulkan bahwa perjalana Series 1 dari One Month One Direction ini sangat menarik. Perjalanan dengan rekan yang sepaham juga membuat perjalanan ini semakin berkesan.

See you on the next trip, guys!!!

Thursday, January 15, 2015

One Month One Direction (1): Malang and Batu - DAY 1

One Month One Direction Series (1) dilakukan dengan daerah tujuan Malang dan Batu. Lebih tepatnya, eksekusi lebih banyak dilakukan di Batu, Malang. 1 jam perjalanan dari Kota Malang dengan menggunakan bus jurusan Malang - Jombang atau Malang - Kediri.

Informasi singkat terkait perjalanan ini, Series 1, adalah sebagai berikut:
  • Tim Pelaksana: 3 orang (Dina, Dino, dan Lidia)
  • Waktu Pelaksanaan: 30 Desember 2014 s.d 5 Januari 2015
  • Tujuan/Lokasi: Malang dan Batu
  • Total Pengeluaran: rata-rata 1 juta per orang, sudah termasuk tiket kereta api pulang balik. Akomodasi tidak termasuk karena kami menginap di rumah saudara. Hahaha.

Persiapan dan Perjalanan ke Stasiun Malang
Berhubung kami niatnya pelit dengan biaya transportasi dan akomodasi tapi hepi-hepi dengan wisata kuliner, maka kami putuskan secara musyawarah mufakat yang dipaksakan untuk naik kereta ekonomi dari daerah asal masing-masing. Saya dari Stasiun Pasar Senen pada tanggal 30 Desember 2014, pukul 17:20 WIB dan adik-adik saya dari Stasiun Tugu pada tanggal 31 Desember 2014, pukul 03:00 WIB.

Titik pertemuan kami putuskan di Stasiun Malang, saya datang 1 jam lebih cepat dari Tim Yogyakarta, sekitar pukul 10:00 WIB di tanggal 31 Desember 2014, sedangkan Tim Yogyakarta sampai di Malang pukul 11:00 WIB. Kegiatan tunggu menunggu tidak terlalu lama, saya habiskan waktu dengan searching lokasi yang akan dituju di kota Malang pada siang itu, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Batu.

Ya, cerdas bukan, searchingnya pada hari H. Berhubung saya lah yang mengajak adik-adik saya ke Malang dan berhubung saya yang paling tua dan berhubung mereka juga belum pernah melakukan backpackeran kayak saya, maka saya tetiba menjadi kakak yang baik dan bertanggungjawab untuk membahagiakan adik-adik saya selama backpackeran ini, buahhahaha. Yaah, rasa tanggungjawab ini lebih karena situasi bukan karena hobi, pemirsa!!

Malang - Day 1
Setelah pertemuan dan semua tim lengkap, kami langsung menuju ke tempat yang dirasa perlu untuk dikunjungi pada hari itu. Berhubung lagi, adik saya ayuk-ayuk aja untuk diajak kemana aja jadilah kami ke beberapa tempat pada hari pertama. Tentunya dengan menggunakan petunjuk Google Map dan koneksi internet (thanks to technology), kami melenggang bak orang yang paham jalan, padahal mata saya selalu menuju smartphone. Empat

1. Tugu Malang
Stasiun Malang berada pada posisi strategis di Kota Malang ini, hanya membutuhkan waktu lebih kurang 10 menit dengan berjalan santai untuk sampai ke Tugu Malang. Area dari Tugu Malang ini lebih besar daripada Tugu Yogyakarta dan dikelilingi dengan taman-taman dan juga kolam yang ditumbuhi tanaman eceng gondok.
(Tugu Tani, Si Petualang Courtesy)


Monday, January 12, 2015

One Month One Direction Series

Kalau dipandang-pandang dan dihayati, blog saya akhir-akhir ini tidak terlalu merepresentasikan Judul dari blog saya "Si Petualang". Saya sedikit merasa berdosa dengan passion saya yang suka bepergian tetapi sama sekali tidak terwujud dengan baik 2 tahun terakhir ini. Kebanyakan perjalanan yang saya lakukan adalah perjalanan karena pekerjaan namun sering terlupakan untuk saya ceritakan. Oleh karena itu, di tahun yang baru ini, 2015, saya berniat untuk mewujudkan sebuah wacana yang sempat saya rencanakan bersama anak sekantor, kami beri tema "One Month One Direction".

(Source: here)
Lantas, apa maksudnya?
Naah, maksud dari tema yang kami angkat, namun akhirnya saya saja yang mewujudkan adalah bahwa kami akan berpergian secara backpackeran ke suatu tempat, baik di Indonesia maupun di dunia, sekali dalam sebulan. Terlalu optimis memang, tetapi sesuatu yang direncanakan dan dituliskan akan lebih cenderung diwujudkan daripada sesuatu yang direncanakan hanya dalam pikiran. Yaah, akhir tahun nanti saya mau lihat persentase perwujudannya. Apakah saya bisa pergi ke 12 tempat selama tahun 2015 ini. Hehehe.

Realisasinya?
Berhubung baru berjalan 12 hari pada bulan Januari ini, saya sudah mendatangi satu daerah di bulan ini. One Month One Direction Pertama saya ini dilakukan bersama dengan adik-adik saya. Apakah seru jalan bareng mereka? Seru banget!! Mereka juga tipenya sama dengan saya, nggak masalah backpackeran dan suka juga jalan kaki. Suatu hari nanti saya mau jalan bareng mereka ke Eropa, hahaha, impian kami kalau lagi ngumpul keluarga.

See you!!

Tuesday, November 25, 2014

Unreal Though..

Pikiran saya tak bisa lepas darinya. Dia terlalu sempurna untuk ada di dunia dan terkadang bertanya-tanya, akankah ada seseorang seperti itu tersedia di dunia. Beberapa hari setelah saya membaca tentangnya, gambaran tersebut menjadi begitu lengkap dan tidak bisa terelakkan terbawa menjadi sesuatu yang begitu nyata dalam pikiran saya.

(Source: here)

Sosok yang sempurna, begitu dingin namun penuh kasih sayang. Tidak terlalu banyak bicara dan selalu melakukan tindakan yang efektif dan efisien. Memimpin yang bisa didengar oleh pengikutnya. Perencana yang sangat detail dalam mengambil sebuah tindakan. Oh Tuhan, mungkinkan Engkau menciptakan satu untuk saya. What a ridicoulus though, pals!! Saya rasa sosok ini merupakan sosok-sosok ideal untuk semua wanita yang telah rampung membacanya. Apa ini sosok ideal yang saya harapkan? Entahlah. Tetapi rasanya sulit untuk menemukan sosok tersebut di tempat saya tinggal.

Membicarakan tentang semua ini membuat saya tersadar bahwa saya juga punya sebuah tulisan yang belum saya rampungkan selama hampir 8 tahun. 8 tahun bukanlah waktu yang singkat. Berkali-kali saya menuliskan bahwa saya akan segera menyelesaikannya, tetapi sampai sekarang belum juga menemukan titik terang.

Kondisi ini sungguh melelahkan. Stuck dalam tulisan yang diamini dengan rasa malas yang tinggi. Semoga saya segera semangat untuk menyelesaikannya. Hihihi.

For Jombloers. Please read this book, it is absolutely good story. Of course from my perspective. Hahaha
(Shatter Me, Destroy Me, Unravel Me, Fracture Me, Ignite Me)

Saturday, March 22, 2014

Korean Visit: between work and fun (DAY 1)

It has been a long time since I wrote my last blog. With the new story of traveling. And I just forgot to finish my writing about China and the last vacation I had, Thailand. And here I am now, sitting in front of my laptop in South Korea, alone in my journey. Never think to be like this, but it is, alone. So, I should find my way to have a great visit to this country. Not only about my work, but I should explore it. 7 days should be enough.

Switch to bahasa by the way.

DAY (-) 14 to DAY (-) 1| Preparing but not really preparing

Awalnya, saya ada rencana dengan teman kuliah untuk pergi ke Makassar dengan salah satu pesawat komersial, tapi karena suatu alasan kepailitan, kami gagal berangkat. Namun, Tuhan punya rencana lain, saya diikutseratakan dalam salah satu Konferensi Gas Dunia di Negeri Ginseng, Gastech 2014. Yuhuu.
In fact, saya bukanlah orang yang sangat-sangat preparing untuk melakukan perjalanan, kecuali itu adalah mandatori yang harus dipenuhi. Saya tak terlalu menyukai administrasi, tapi saya tahu itu harus dilalui. Jadi, apa yang saya persiapkan sebelum ke Negara Ginseng ini? Ya, khusus administrasi saja. Hehe.

Berikut hal-hal yang administrasi yang dipersiapkan jauh-jauh hari untuk berangkat ke Korea:

Thursday, November 7, 2013

Bonsoir!!

Hari ini luar biasa!!! Saya benar-benar dalam hal ini.
Setidaknya itu yang saya rasakan.
Saya tertawa lepas di kelas. Hihihi, saya menjadi seorang murid sekarang. Setelah sekian lama tidak duduk di bangku dan berkonsentrasi mempelajari sesuatu, rasanya benar-benar nikmat. Apalagi karena saya menaruh minat di sana, karena saya sendiri yang memilih. Hihihi.

Saya memiliki semangat sekali. Setiap diminta ke depan, saya melengos saja, tak pernah gugup apalagi demam pangung. Sungguh!! Menulis yang saya bisa, dan tidak pernah khawatir akan dicela karena saya tak perduli. Saya bahagia di sana, saya bahagia mempelajarinya. Mungkin inilah yang dirasakan apabila seseorang memang berminat ya? Yang langsung dari hati, tanpa paksaan. Teman saya juga mulai menyenangkan, karena didasari kepolosan dan ketidaktahuan pada taraf yang sama, jadi kami sama-sama belajar. Derai tawa menjadi sering terdengar, entah karena kita serempak menjadi anak gagu, entah sama-sama cengok memandangi professour karena sama sekali nggak paham apa yanh diperintahkan, atau langsung pusing mendengarkan percakapan yang sama sekali tidak dipahami bunyinya.

Tadi siang juga saya presentasi lagi di depan klien. Menarik sekali tadi, saya samasekali tak ragu, tadi mengalir begitu saja. Yang saya rasakan sekarang adalah sama sekali tidak ada demam panggung. Tak ada lagi panas dingin. Awalnya karena saya sadar bahwa saya tidak bisa lari dari kewajiban itu, tapi lama-lama saya menikmatinya. Akibatnya, meskipun saya baru menyelesaikan presentasi yang akan saya sampaikan tepat setengah jam sebelumnya dan sama sekali belum membuat ancang-ancang mengenai alur yang akan saya sampaikan, Alhamdulillaaah, saya bisa menyampaikannya. Meskipun dikritik terlalu cepat, hahaha, saya senang. Karena hari ini, saya sudah bisa berkomunikasi saat presentasi. Tak lagi berbicara dengan papan. Hihihihi. Benar juga kata pepatah bahwa "Kamu akan menjadi sangat kuat, ketika kuat itu hanya satu-satunya pilihan yang bisa kamu pilih". Saya menangis, saya stres, saya mengeluh, saya ingin lari, tetapi saya tetap harus melaksanakannya. Lama kelamaan, ada pada satu titik saya berkata, ini harus dihadapi, ini harus diselesaikan. Dan salah satu hal positif yang saya rasakan di tempat saya bekerja sekarang adalah kepercayaan diri yang meningkat sangat tajam. Alhamdulillaaah.

Oh iya, saya akan menghadapi ujian pada hari kamis depan. Wihihihi, saya mau ujiaaannn!!! Sudah lama rasanya tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian. Yang lucunya lagi, saya diajak untuk belajar kelompok hari Minggu. Hahaha, belajaar kelompoook boo. Lucu amat yaa, belajarnya sama anak-anak yang teriak panggil kakak ke saya. Pokoknya seruu lah dan saya akan berusaha untuk menjadi ahli disini. Berusahaaaa!!!

Je m'appelle Dina. Je suis Indonesien. Je parle Anglais.
Je suis etudient. Je travaille dans les affaires. J'habite a` Jakarta.
Pourquoi etudier le francais? Pour parle avec de amis, puor le plaisir, et pour le CV.
(Coretan acak, persiapan ujian)

Sunday, March 31, 2013

Live your Dream, Wake Up!!

(Source: here)

Fyuuuh, serasa sudah seabad nggak menulis. Maklum, musim pancaroba. Perubahan kehidupan. Jadi ngebet nulis, gara-gara baca blog teman yang sangaaat passion sekali. Lah, saya?? Sibuk sama kesibukan sendiri, menulis novel aja udah hampir 8 tahun nggak kelar-kelar. Masih jalan di tempat. Oooh meeen. Jiakakakkak

Coba ya, saya sok-sokann nulis passion:
Jadi passion saya adalaah .......
Hmmm, apa yaaaa? Buahahahha
Yang jelas ada 3 passion teratas bersama printilannya.

Kalo teman saya benar-benar melakukan semua yang dia rencanakan, saya masih belum. Kurang 100% effort, masih 25% sepertinya. Gubrak. Yaa, setidaknya saya mengakui kegagalan saya saat ini.

Thursday, October 25, 2012

One Chronicle

(Source: here)

"It will be good when you find someone that will be the first and the last later on"

She, my best friend from elementary school, gave me that speech. I laugh of that but couldn't pretend that was false. She was shock when I said "I don't have one until now" and mumbled "How could the girl like you still alone?" I still continued my laugh and though "What could I do? this is me, still alone until now"

Cry or laugh? Well for this time, I choose to laugh. I even couldn't imagine that. Just like a puzzle, make me dizzy. In case, I just curious about what will happen, when, where, who, and how I meet him? Is he my friend? Is he the one whom I know before? Or Is he just a stranger?

I know it would be interesting to meet him. Meet someone who will be mine and make me comfortable  when I am with him. Or when I curious for what has he done, he would say: "I just want you feel comfortable". Ooooh, I miss that moment!! Do I have? Bwahah, I don't know yet. Just gone with the wind.

What would I do now? Hmmm..
First, I would improve my skill in the other parts, Second, I would improve my skill in the other parts. Third, I wanna hike to a mountain, get an invitation to Papandayan, Yippieee. Hopefully, I can get my parent's permission to do this. Fourth, build the network. Love skill, maybe later after I meet him. Aiyayayaya.. What ever!! Hahaha.

Expectation is the root of all heartache
(William Shakespeare)

Friday, September 21, 2012

10th: Maen maen ke Puncak Antah Berantah..

Naik naik ke puncak ke gunung
Tinggi tinggi sekali

Kamis lalu saya mempraktekkan lagu ini, bedanya saya naik ke puncaknya pake angkot. Naaah, apa yang saya cari di puncak itu? Nggak ada tuh, hanya jalan aja. Niatannya muncul gara-gara semua anggota di kantor saya bukan orang asli Jakarta, akibatnya nggak ada yang ikut Pilkada Gubernur DKI Jakarta, efeknya kita coba cari pelarian daripada bengong jagain kosan yang mulai didominasi oleh nyamuk, hasilnya kita tahu rute angkot ke puncak. Taraaaaa.. Beri tepuk tangan meriaah buat saya dan teman-temaaan.

Tapi kalau kalian dengan cerdasnya nanya, bagian puncak Bogor yang mana yang kita datangi. Well, pertanyaan itu agak berat saya jawab. Sebab, hwhahhaha, kita juga nggak tahu turun di puncak bagian mana. Berhubung saya lagi bermurah hati, bagi-bagi info, bagaimana saya mencapai puncak yang antah berantah itu, maka saya jabarkan rutenya:
  • Kalo kalian orang Jakarta, naik Commuter aja ke Bogor, harga tiket 7.000 rupiah. Perjalanan memakan waktu 1 jam. Sampai di stasion, cari angkot 02 
  • Angkot 02 ini ngetemnya di depan stasion, bilang ke si supir buat diturunin di tempat angkot arah Cisarua berada. Jika beruntung, kalian diturunkan di tempat yang tepat. Harga 2.000 rupiah saja.
  • Naik angkot Cisarua sampai ke tempat dia berhenti terakhir. Memakan waktu 2 jam, sebab dibarengi dengan macet, jalannya super sempit, angkot ama kendaraan bejibun, ada yang parkir sembarangan, pokoknya kusuuut-kusuuuut banget tu jalur. Berantakan. Harganya 5.000 rupiah.
  • Dari sini naik angkot yang ngetem di sana, yaaah mereka teriak-teriak, mau kemana neng?? Teman saya bilang mau sholat, ada mesjid di atas. Jadi kita kesana. Perjalanan sekitar 30 menit. Karena si bapak pake prinsip ekonomi, Supply and Demand, kita bayar 4.000 rupiah dengan jarak segindang.
Sampai disana, kita langsung kelaparan dan memakan segala makanan yang ada di atas. Lalu main-main di kebun teh. Melakukan kegiatan tak berguna seperti berjejer di kebun teh memasang wajah ceria, memajang wajah narsis di depan kamera, dengan alasan ingin mengabadikan momen penting. Terus kelaparan lagi. Terus nunggu angkot lagi, tentunya buat turun dari puncak entah bagian mana itu, yang kata teman saya "yang penting nemu kebun teh". Terus akhirnya ada angkot yang muncul setelah sekian lama ngetem, sambil jaga iman teman saya supaya dia nggak kalap tiba-tiba pengen beli ubi cilembu yang dari tadi dipelototinnya di salah satu warung, atau hampir berniat ngarahin satu jempol ke mobil yang lewat sambil bilang: "Joki bang? Area six in one" (soalnya kita berenam, saking kahwatirnya angkot nggak ada.. bwhahaha).

Sesampai di bawah, turun buat naik angkot 09 untuk menuju suatu tempat makanan yang nggak recommended bgt, karena akhirnya kita marah-marah, sebab ni tempat rada susah dicari dan rasanya "biasaaa ajaaa". Dan setelah dari sana, si Bogor pamer air mata, ngasih tau kemampuannya sebagai kota hujan dan pulang lah kita kembali ke Jakarta. Saya masih kelaparan, jadinya beli mi lagi lah di Jakarta, ketika kereta tiba. Bwhahahah.

 Di Pucuk Teh..


Thursday, September 6, 2012

One Day..

(Source: here)

One day (x3)

[Charice - Verse 1]

They're not gonna keep me down
They're not gonna shut me out
They're gonna do what they do, I'll do me
I'm going against the crowd
I'm drowning out the doubt
They're gonna do what they do, I'll do
Something original, be unforgettable
They're gonna know my name

Monday, June 11, 2012

Disemprot untuk Mengenal

(Source: here)

Lengkap sudah pembelajaran.. Dengan indahnya telepon itu berdering dan memperdengarkan semprotan emosi dari lokasi seberang. Saya belajar banyak hari ini, dari hasil semprotannya. Ada sebuah kalimat yang membuat saya yang awalnya ikut main semprot-semprotan jadi memutar arah keran emosi saya kearah yang berlawanan, mengecil.

Saya ingat bagaimana susahnya kami menembus lapisan ini. Dan tentu saja ini bukan sesuatu yang membanggakan ketika kita dinyatakan sebagai yang terburuk. Entah karena dia tidak mengakui kesalahan, entah karena dia begitu emosinya, atau entah apa memang kami yang salah, atau mungkin saya saja yang tidak becus menghandle semua ini.

Saturday, June 9, 2012

Mencari Si Satu Frekuensi

(Bertemu dengan si dia - Source: here)

Kalau boleh saya meringkas kisah merah jingga saya dengan baik
Terlalu banyak kisah kocak saya mengenai yang berhubungan sama hati
Selama dua tahun terakhir ini tentunya, karena memang heboh baru sekarang
Mulai dari yang disia-siakan pas saya lagi semangat sampai yang katanya dijadikan cadangan

Oh mameeeeen, dijadikan cadangan?? Kayak gas aja ada cadangan (gayaaa lah ngomongnya)
Cadangan gas masih mending, ada gunanya
Lah inii, dijadikan cadangan yang akan didekati??? Aiiih maaak, nggak enak kali pun (keluar bahasa riau)
Memang sih mereka katanya berusaha mencari yang terbaik, seperti kata orang, pria cenderung mengumpulkan sekian orang wanita yang akan nanti dipilihnya sesuai kecocokan
Tapi tapi tapi untuk mengetahui bahwa saya adalah orang selanjutnya yang akan didekati karena dia tidak cocok dengan si A, bener dah nggak asik banget.. Hwhahaha, nggak asik meen, sumpah nggak asik

Tuesday, May 22, 2012

Find New Hobby

 Menyulaaaam ituuu, bukan saya banget
(Source: here)

Akibat menggeje yang tak jelas selama 4 hari membuat saya berinisiatif cari hobi baruuuu. Hwahaha, saya belum niat bilang planning saya mengenai hobi ini. Sebab apa? Sebab saya itu seringnya kalau gembar gembor apa yang saya rencanakan, akan berakhir pada: Saya tak jadi melaksanakannya (#memandangi langit, berpikir keras, ngakak guling-guling).

New Hobby ini nggak ada hubungannya sama seni gerak tubuh (ada siih dikiit), karena saya tahu kalau di urusan itu saya nggak asik. Nggak asik ngerjainnya dan nggak asik diliat orang kalau ngerjainnya. Hwahaha. Atau hobby ini juga nggak bangeet deh ada hubungannya sama nyulam. Saya tahu saya hanya bisa jahit kancing kemeja di kala dibutuhkan saja, meski mama saya jagooo banget jahit. Anak macam apa saya ini? Hehehe, jadi gambar di atas sama sekali nggak merepresentasikan apa yang pengen saya kerjakan. Namanya juga rahasia, jadi belum niat digembar-gemborkan. Sudaah, jangan paksa saya untuk bercerita. Pokoknya saya E-N-G-G-A-K mau bilang apa-apa saat ini. Saya tutup mulut (korban-sinetron-mode-on).

Wednesday, May 16, 2012

Happy Long Weekend

(Source: here)

Besok ampe Minggu libuuuur.
Mau ngapain ya? Belum ada rencana pasti, bwahahha
Memanglah ya manusia, ckckkck.
Dikasih libur panjang bingung (*sering bingung karena nggak punya uang), dikasih libur pendek sedih (*kalo ini karena jumlah  pekerjaan yang perlu dikerjakan lebih banyak, hahhaha).

As the matter of fact, Happy Loooong Weekend
Enjoy your self
Get some air and refresh your mind
Keep healthy and stay in rhythm
Hope I meet my friend..
Can not wait for that day *wink

Sunday, May 13, 2012

My Day in this Week

(Source: here)

Menghitung detik yang sudah terlewat
Akhir-akhir ini pikiran saya melayang-layang
Tak jelas kemana, menelpon ke rumah pun rasanya mengambang
Serasa ada yang tak benar, aaaah
Memang cukup banyak yang terjadi minggu ini 

Friday, May 4, 2012

Memori tentang Noni

 Tiba-tiba saja pemikiran ini melompat ke otak saya. Teringat kembali masa kecil yang suka saya habiskan dengan membaca. Mungkin itulah salah satu penyebab mengapa kacamata selalu bertengger di wajah saya (berasa burung saja, bertengger). Saya tipe pembaca yang membaca dengan konsentrasi tinggi dan tidak bisa ada gangguan. Penganut paham ketenangan. (Bwakakkaa, ketawa dulu).

Kalau membaca sesuatu membutuhkan waktu yang sangaaaat lama, karena ketika membaca otak saya ikut menggambarkan apa yang saya baca dan hati saya menghayati apa saja yang saya baca. Jadi seringnya,  saya sangat ingat semua ceritanya, bahkan sangat detail sekali. Bahkan saya bisa sama sekali tidak mendengar apa yang terjadi di sekeliling saya kalau membaca, pikiran saya terpusat saja ke sana. Tapi,, hwhahaha (makin banyak ketawanya) konsentrasi yang menakjubkan ini hanya terjadi saat saya membaca novel dan komik, jarang sekali terjadi pada pelajaran. Karena kalau pelajaran, selalu sering munculnya tanda tanya, mengapa-mengapa. Mengapa rumusnya begitu atau kok gitu sih dasar pemikirannya, dasarnya apa? Jadinya saya malah sibuk mencari yang saya mau cari, terjebak di dunia maya dan akhirnya tercebur karena malah melihat yang lain, jadi lihat ini- itu. Hwahaha, kok jadi menjelaskan ini ya??

Sunday, April 29, 2012

Bermain dengan senja

(Source: here)
Senja yang membatasi antara siang dan malam
Perubahan yang memperlihatkan sesuatu yang tak pasti di saat setelahnya
Membutuhkan pelita untuk menerangi jalan-jalan yang akan dilewati
Meskipun begitu, pemandangan senja selalu menawan
Memperlihatkan corak warna alam yang beraneka ragam

Tuesday, April 17, 2012

Tenis-Tenis..

(Source: here)

Saya bermain Tennis pemirsa. Bwakakakak. Sudah jalan dua kali dan besok jadi kali ketiga. Bermain dua kali dan jadi pemenang dalam beberapa bagian. Lumayaaan (hidung kembang kempis, padahal mungkin karena saya partneran sama yang jago main. Tetapi tidaklah mungkin sebuah team bisa menang tanpa kerja sama satu sama lain. Khotbaah-khotbaaah).

Saya jadi punya kegiatan di malam Rabu dan pagi Sabtu. Menarik-menarik. Dan saya meyakinkan diri sebaik-baiknya bahwa saya tidak akan melewatkan satu latihan tenis sekalipun jika tidak ada kegiatan yang mendesak. Sebab, jika kami tidak datang, maka potong gajilah akibatnya. Bwahhhahahaha. Yes, ini fasilitas kantor. Ternyata sepatu tenis yang sempat dibeli untuk persiapan-survei-namun-gagal-dipakai-gara-gara-survei-dimana-lokasi-yang ditunjuk-buat-saya-ditiadakan terpakai juga. Memang sudah ter-Maktub, sudah tertulis (hahahha, gaya deeh saya sebab sudah baca Sang Alkemis).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...