(Source: here)
Masa lalu dengan berbagai macam kisah itu
Saya akan membuang bayang-bayang yang tidak lagi perlu saya pikirkan
Saya tidak akan lagi menunggu seperti yang sempat saya katakan
Toh momennya sudah lewat dan ritmenya sudah tidak lagi sama
Semua sudah berubah
Hati saya sudah datar
Mungkin dulu saya masih labil
Mungkin dulu saya terlalu berlebihan dalam menanggapi
Mungkin dulu saya terlalu mudah untuk menyukai
Mungkin Tuhan malah mengarahkan saya untuk bertanya dan malah mengakhiri semuanya
Cukup lama bagi saya untuk menerima semuanya
Cukup lama bagi saya untuk mencerna semuanya
Cukup lama bagi saya untuk sadar bahwa itu sudah tidak ada gunanya
Cukup lama bagi saya untuk mengerti untuk tidak perlu menyia-nyiakan waktu saya
Ya, saya rasa hati saya sudah kembali lagi seperti dahulu kala
Datar tak ada rasa
Dan jika perasaan itu sudah mulai merasuki,
Maka seringnya tak ada jalan lagi untuk mengulang lagi perasaan itu
Semua sudah tertutup dan tak ada jalan kembali
Sesempurna apapun perasaan yang sempat saya rasakan itu
Yang jelas itu sudah kadaluarsa dan logika saya sudah berjalan sebagaimana adanya
Yang jelas dari semua itu saya sadar
Bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik buat saya
Saya tidak akan ragukan itu
Saya tidak berniat membuka pintu itu lebar-lebar
Saya akan menanti si pemilik kunci itu, yang memiliki kunci yang tepat untuk membuka pintu itu
(Pintu dan Kunci)
Saya tidak tahu siapa yang akan membukanya
Semua masih kabur, masih buram, dan masih tanda tanya
Tetapi tidak masalah, saya akan sabar saja hingga waktu itu datang
Ini bukanlah perkataan putus asa
Ini adalah sebuah kata-kata yang mengingatkan saya bahwa saya harus dan harus selalu percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik kepada hamba-Nya
Apa yang terlihat, belum tentu seperti yang terlihat
(9 June 2012)

No comments:
Post a Comment