That spark just went, leave me burning without sense of knowing..
There are a lot of moment that I missed, in my real or my dream.
I stepped up without knowing what would I become, winner or loser.
In fact, that the reason why there is a life, am I right?
Don't go far, dude. It just some piece of useless note
Well, You should know by now
Redundan, adalah pikiran yang mengalir tak beraturan, saling berkait satu sama lain dalam pemaksaan yang berusaha untuk menghubungkan. Jiwa tak lagi tenang dengan keadaan, terus membentuk cabang-cabang yang abstrak dalam kelam. Cahaya sudah lama memudar, sebatang lilin kecil tak lagi bisa menjadikan penerangan. Pikiran ini begitu mencekam. Jeritan ketidakpuasan atau kehilangan yang tak terbantahkan. Tapi jangan biarkan, tolong jangan biarkan jiwa ini pudar. Karena kelamlah yang akan datang, bersiap menanti di ujung jalan.
Pause, berhenti. Saya serasa mati suri. Semangat yang kian turun dan diri yang kehilangan motivasi. Jiwa yang kelelahan untuk bekerja, namun tak bisa menikmati waktu jika masa istirahat tiba. Ya, akhir-akhir ini saya kurang kreatif dan memilih berdiam diri di kamar ditemani dengan puluhan film tipikal dan beberapa bungkus mie instan untuk dimakan. What kind of life is that? I'm just look like a pity person who life in her miserable shelter. Feel comfort with that. But, I know I am bad on that. I am not good to feel satisfy with anything what I have done in easily term.
Terkadang dalam bosan saya berpikir, mengapa saya tidak bisa seperti yang lain? Enjoy the time. Apakah waktu tak lagi begitu berharga bagi saya, hingga lebih banyak dihabiskan dengan bermalas-malasan di kamar, tidak melakukan apapun, dengan alasan Senin-Jumat saya sudah kelelahan untuk bekerja. Yeah, hidup saya kacau akhir-akhir ini. Un-managed, tak beraturan.
Banyak hal yang belum bisa saya capai dalam hidup ini. Teriakan ketidakpuasan memberontak dalam tubuh yang ringkih. Saya putus asa mengenai kapan itu bisa saya alami. Bisakah? Bisakah? Bisakaaaah? Aaaarrrggggh, saat ini saya tidak punya kepercayaan diri untuk menjawabnya, dengan segala keterbatasan yang saya miliki saat ini.
Saya rindu cahaya matahari menelusuk dari sela-sela kaca, menyadarkan saya bahwa hari sudah tak lagi kelam.
Saya rindu berlarian bebas di halaman rumput dan merasakan embun pagi bergerak perlahan.
Saya rindu menatap keluar jendela dengan hamparan bunga di taman.
Saya rindu bergerak dari satu ruangan ke ruangan lain dan tak hanya terkungkung di satu kamar.
Saya rindu perasaan damai dan tenang yang sudah lama tidak saya rasakan
Saya rindu dengan keinginan saya untuk mendaki gunung yang tak akan kesampaian karena tak diizinkan
Saya rindu banyak hal. Hal yang akan menghiasi hidup saya tanpa menjadi robot yang tak berperasaan
Saya benci diri saya yang kehilangan motivasi ini
Merutuki nasib dan tidak berusaha melakukan perubahan
Selalu saja alasan bahwa saat ini belum saatnya saya lakukan yang digadang-gadangkan
Tidak sepenuhnya salah, tetapi apa ini yang saya cari dalam hidup ini?
Selalu merutuki banyak hal yang tak sempat kau lakukan? Itukah?
Atau dengan segala kesempitan pola pikir yang terkadang menjadikan dirimu bagai katak dalam tempurung
Terkungkung dengan pemikiranmu sendiri. Atau terhambat dengan kemalasan yang merayap tak terelakkan
Percayalah. Jika kalian melihat saya, saya seolah-olah baik-baik saja
Tetapi percayalah, saya kehilangan banyak hal saat ini
Kehilangan rasa untuk mencari tahu bagaimana memenuhi kebahagian
Kehilangan rasa untuk menerima sesuatu yang berdatangan
Kehilangan rasa untuk berusaha mencari apa yang saya inginkan
Kehilangan rasa untuk memotivasi diri sendiri dan terus memotivasi
Kehilangan rasa untuk bisa menjadi diri sendiri
Percayalah, jika hidupmu hanya dihabiskan di satu kamar dan disekelilingmu adalah orang yang sama atau kau sama sekali tak mencari kegiatan baru dalam jangka waktu lama, atau tak memotivasi dirimu untuk benar-benar mewujudkan keinginanmu (in my case, one of the most I wanna do is climb the mountain. But I can't make it, never have my mom's permission. I was just feel unsatisfied when I saw my friend's picture on the top of mountain. To prove that she can win her self, the things that I really want. Well, maybe it is good for me. I should admit it. Amin.), maka kau akan sampai ketitik kejenuhan yang perlahan menarikmu ke jurang ketidakpuasan yang tak berdasar.
Time is too worth to waste for this ridiculous garbage thought. Damn it!
I am ruining my life, now.
Is it what I want? Let me think about it. I need a time. Hell, yeah!!! I need a time!
Saya mungkin hilang arah sekarang
Setiap saya tuliskan semua yang saya inginkan, selalu saja datang hambatan
Entah itu dari luar, entah itu dari dalam
Well, God didn't make it easy as you thought, dude! You must fight for that if its gonna worth enough for you.
Sebentar lagi tahun akan berganti. Well, In that case, I should made my decision again about my life. About my real life. What I wanna be, I should update it. There are a lot of things that I wanna do. I got a looooot of homework now. And I should make it, make it in the right track!!!
God, please help me to get out of this dark age of my life
Please let me become helpful for the others
Please give me your lead
I will follow You, God.
Because I am Yours
Amin
Note: Catatan ini panjang juga. Saya memang sedang dalam kondisi melankolis sempurna. Menatap kamar sempit yang membuat saya benar-benar terkungkung, berusaha untuk mencari cara menyusun ulang kamar untuk menghilangkan bosan. Sungguh saya benar-benar bosan, Arrrrrgggh.

No comments:
Post a Comment