Friday, June 15, 2012

Gagahnya Indonesia

Selama banteng-banteng Indonesia
Masih mempunyai darah merah
Yang dapat membikin secarik kain putih,
Merah dan Putih
Maka selama itu tidak akan kita mau menyerah
Kepada siapapun juga

(Bung Tomo)

Monday, June 11, 2012

Disemprot untuk Mengenal

(Source: here)

Lengkap sudah pembelajaran.. Dengan indahnya telepon itu berdering dan memperdengarkan semprotan emosi dari lokasi seberang. Saya belajar banyak hari ini, dari hasil semprotannya. Ada sebuah kalimat yang membuat saya yang awalnya ikut main semprot-semprotan jadi memutar arah keran emosi saya kearah yang berlawanan, mengecil.

Saya ingat bagaimana susahnya kami menembus lapisan ini. Dan tentu saja ini bukan sesuatu yang membanggakan ketika kita dinyatakan sebagai yang terburuk. Entah karena dia tidak mengakui kesalahan, entah karena dia begitu emosinya, atau entah apa memang kami yang salah, atau mungkin saya saja yang tidak becus menghandle semua ini.

Saturday, June 9, 2012

Mencari Si Satu Frekuensi

(Bertemu dengan si dia - Source: here)

Kalau boleh saya meringkas kisah merah jingga saya dengan baik
Terlalu banyak kisah kocak saya mengenai yang berhubungan sama hati
Selama dua tahun terakhir ini tentunya, karena memang heboh baru sekarang
Mulai dari yang disia-siakan pas saya lagi semangat sampai yang katanya dijadikan cadangan

Oh mameeeeen, dijadikan cadangan?? Kayak gas aja ada cadangan (gayaaa lah ngomongnya)
Cadangan gas masih mending, ada gunanya
Lah inii, dijadikan cadangan yang akan didekati??? Aiiih maaak, nggak enak kali pun (keluar bahasa riau)
Memang sih mereka katanya berusaha mencari yang terbaik, seperti kata orang, pria cenderung mengumpulkan sekian orang wanita yang akan nanti dipilihnya sesuai kecocokan
Tapi tapi tapi untuk mengetahui bahwa saya adalah orang selanjutnya yang akan didekati karena dia tidak cocok dengan si A, bener dah nggak asik banget.. Hwhahaha, nggak asik meen, sumpah nggak asik

Jika Rasa sudah Kadaluarsa - There is No Turning Back

(Source: here)

Saya akan coba membuang masa lalu
Masa lalu dengan berbagai macam kisah itu
Saya akan membuang bayang-bayang yang tidak lagi perlu saya pikirkan
Saya tidak akan lagi menunggu seperti yang sempat saya katakan
Toh momennya sudah lewat dan ritmenya sudah tidak lagi sama
Semua sudah berubah
Hati saya sudah datar

Mungkin dulu saya masih labil
Mungkin dulu saya terlalu berlebihan dalam menanggapi
Mungkin dulu saya terlalu mudah untuk menyukai
Mungkin Tuhan malah mengarahkan saya untuk bertanya dan malah mengakhiri semuanya

Cukup lama bagi saya untuk menerima semuanya
Cukup lama bagi saya untuk mencerna semuanya
Cukup lama bagi saya untuk sadar bahwa itu sudah tidak ada gunanya
Cukup lama bagi saya untuk mengerti untuk tidak perlu menyia-nyiakan waktu saya

Ya, saya rasa hati saya sudah kembali lagi seperti dahulu kala
Datar tak ada rasa
Dan jika perasaan itu sudah mulai merasuki,
Maka seringnya tak ada jalan lagi untuk mengulang lagi perasaan itu
Semua sudah tertutup dan tak ada jalan kembali
Sesempurna apapun perasaan yang sempat saya rasakan itu
Yang jelas itu sudah kadaluarsa dan logika saya sudah berjalan sebagaimana adanya

Yang jelas dari semua itu saya sadar
Bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik buat saya
Saya tidak akan ragukan itu

Saya tidak berniat membuka pintu itu lebar-lebar
Saya akan menanti si pemilik kunci itu, yang memiliki kunci yang tepat untuk membuka pintu itu
(Pintu dan Kunci)
Saya tidak tahu siapa yang akan membukanya
Semua masih kabur, masih buram, dan masih tanda tanya
Tetapi tidak masalah, saya akan sabar saja hingga waktu itu datang

Ini bukanlah perkataan putus asa
Ini adalah sebuah kata-kata yang mengingatkan saya bahwa saya harus dan harus selalu percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik kepada hamba-Nya

 Apa yang terlihat, belum tentu seperti yang terlihat
(9 June 2012)


Friday, June 8, 2012

9th Destination: KL - Walking around

Atasan saya pulang duluan dan saya terdampar sendiri di sini. Apa yang harus saya lakukan?? Saya kan berstatus accompanying person, dan hanya memiliki akses yang terbatas. Sangat terbatas. Saat saya berjalan dan melihat pameran, adrenalin sudah turun dan nggak terlalu semangat lagi. Lagian stand yang pengen banget saya kunjungi tidak ada orang teknisnya, jadi ya sudahlah saya ngetem dulu di musholla.

Berbekal peta asal comot, saya mencoba mencari cara untuk membawa oleh-oleh ke tanah air. Anak-anak pada berharap di kampung halaman sana. Saya menatap peta dengan seksama, mengestimasi waktu menuju ke tempat apa dan berpikir ulang. Melihat bawaan tas punggung saya yang cukup aduhai dan berukuran bombastis, sebab saya sudah check out dari Hotel. Akhirnya saya putuskan, saatnya berangkaaat. Lihat kemana kaki akan melangkah dan membawa saya. Hwahahaha.

Thursday, June 7, 2012

9th Destination: Kuala Lumpur (The Day is not really Delicious for Me)


Yey, Kuala Lumpur. Going abroad pertama yang berakhir dengan syukur yang dibarengin sumpah serapah.
Syukur karena akhirnya ke luar negeri, sumpah serapah karena kemaren udah bikin blog panjang-panjaaaang, eeh malah ke blockir sama internet hotel. Damn damn damn!!! Dan sekarang mood saya udah nggak semeletup-letup kemaren saking emosinya.

Saya mau cerita apa yang saya ingat dulu. Rewind ke seminggu sebelum waktu keberangkatan.

Sunday, June 3, 2012

Shock Therapy Journey - Again

My business trips are always being a shock therapy for me. And tomorrow will be the next shock therapy. Suddenly had been assigned to the abroad without planning, when I should back up my friend's work.

Tomorrow, I should go to airport on 12 am, but I still do not have money on me.
Budgeting still on the way. Still counting it.
Tomorrow will be a killer time for me, more deadline, hand over work, go to money changer, run to airport, and should think the other things related to registration procedure. Late to register, so we have to register on-site.

Prok..prok..prok.
Excited and worry have been mixed together..

Shock Therapy Journey..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...