Saturday, January 5, 2013

01. Monumen Pancasila Sakti

(Gerbang Masuk Monumen Pancasila Sakti)

Gerbang masuknya berdiri dengan gagahnya, pepohonan menemani perjalanan saya memasuki area tersebut. Berkat janji dengan teman, target tahun 2013 saya ini terlaksana untuk pertama kalinya. Doakan saya untuk ke depannya yaa *dadah-dadah ala Lady Di.

Sebelum lanjut, saya mau bilang kalau perjalanan yang saya lakukan saat ini cukup berat. Baik dari segi konten maupun dari apa yang saya lihat. Beruntungnya saya punya partner ke sana, yang pengennya disebut NN, prok prok prok, kalau nggak, bisa terkapar di tempat kayaknya. Hehhe.

Ya, yang namanya wisata sejarah, pastilah harus ada bekal yang kita miliki ke sana. Dengan semangat 45, saya mulai melakukan pencarian alamat untuk menuju ke sana, berhubung saya sudah lumayan kebayang ke tempat apa yang saya tuju. Sering membacanya di buku sejarah, tetapi belum benar-benar pernah ke sana. Berkat tanya sana tanya sini sehubungan dengan tanggung jawab sebagai orang yang ngajakin teman plus kami berdua sama-sama disorientasi, akhirnya kami menemukan rute murah untuk mencapainya dan nggak pake lama. Hehhe.

Tuesday, January 1, 2013

Happy New Year 2013!!

Happy New Yeaaaaar 2013!!! Wish a New Year filled with peace prosperity and happiness!!

Sebenarnya saya nggak dalam kondisi rajin-rajin amat ngebloging ampe dini hari begini bela-belain ngebloging. Tapi saya mau cerita bagaimana saya menghabiskan detik-detik pergantian tahun saya. Apa yang kalian lakukan selama pergantian tahun?

Lihat kembang api? Yaaa, paling gitu-gitu aja, lihatin senyawa phosphor dibakar dan mengeluarkan ledakan indah. Saya nggak hobi-hobi amat lihatin itu.
Berbondong-bondong keliling kota? Tapi macetkaaaan? Saya juga nggak hobi-hobi amat desak-desakan dan keringatan walau notabenenya saya suka jalan-jalan. Catet, suka jalan-jalan, bukan empet-empetean.
Menghitung mundur waktu dengan orang yang disayangi? Beruntunglah kalian, hahaha. Saya lagi tidak dalam kondisi punya orang yang disayang amat ampe bela-belain lihatin kembang api yang dibakar sambil dengerin orang nyanyi. Hahahha.

Tuesday, December 11, 2012

Lonely Traveler or Not?

If I have a chance, I would like to round the world. Hihihi.

Perlu modal yang cukup nekat buat jadi Lonely Traveler. Meski udah dilakukan sama banyak orang, tetapi modal nekat saya masih cemen men. Lihat orang jalan bawa buntelan segede gaban, mupeng pengen jalan. Lihat orang sibuk bikin catatan perjalanan, jantung ikut berdebar-debar. Lihat orang pasang foto jalan-jalan, penasaran juga pengen barengan. 

Dasar gila jalan, tapi dasar kere juga, gaji sekarang belum cukup ngelakukan perjalanan yang mencengangkan. Plus belum ada istilah dapat cuti pake sebulan, karena masa kerja belum bisa dikategorikan kelamaan. Sebenarnya  nggak boleh gini, misuh-misuh nggak jelas kayak orang susah.


(Source here: Lonely Robot)

Monday, December 10, 2012

Plan for Execution (2013)

(Source here: Lonely Traveler)

Dosa sebenarnya, menghabiskan waktu menatap PC jam-jam segini. Tetapi saya sedang terserang virus tak terelakkan, inspirasi tiba-tiba. Sambil memandang teman saya yang lagi mengunyah kerupuk dengan semangatnya, saya lihat kiri lihat kanan, jaga-jaga supaya nggak ada yang memandang saya curiga.

Kemaren, saya sempat rapat sama orang Jepang. Rapatnya itu sekitar pukul 15:00 WIB, di salah satu Hotel yang terkenal di kawasan Senayan sana, di ruang private meeting lantai paling atas. Lumayaaan, sambil hahahihi nyeruput "Es Jeruk" (yang sudah saya pakemkan sebagai minuman favorit saya setelah Citrus Squash, Lemon Squash, Lime Squash dan Orange Squash), saya jadi sangat ingin melakukan apa yang barusan disebut salah satu dari mereka.

Thursday, December 6, 2012

"Life Goes On"

 (Source: here)

Gadis itu mencoba mengalihkan tatapannya, antara jengah dan senang. Mencuri pandangan dan berusaha secepat kilat mengalihkan ke arah lain. Sementara objek di depannya juga melakukan hal yang sama dengan cara yang berbeda. Berlama-lama berdiri di antrian wudhu dan selalu mundur ketika temannya yang lain datang mengantri. Dari yang didengar si Gadis dari dua temannya yang sibuk memperhatikan tingkah polah mereka berdua, Lelaki itu juga berkali-kali memandang ke arah Gadis dan tersenyum sendiri. Ada binar bahagia di sana.

Sunday, December 2, 2012

12th: Solo (Day 2 & 3)

Bag Tag I am Indonesia di tas yang naas..
Sedikit cerita tentang pengalaman saya dalam perjalanan, banyak hal bodoh yang terjadi dan jadi bahan tertawaan:
1. Berkelahi dengan conveyor barang di bandara, karena saya terus memegang barang dan conveyor terus berjalan.
2. Menenteng tas yang penuh dengan tusukan jarum karena putus tiba-tiba. Hadooooh.
3. Kembali berkelahi dengan conveyor dan mengembalikan barang-barang yang jatuh berantakan. Niat membantu malah dikira tersangka gara-gara papan surfing dan barang bawaan orang Jepang yang super duper gede, tapi tu orang cuma ngambil barang dia sendiri dan membiarkan kami sendiri. Bahkan petugas bandara pun tak datang membantu.
4. dan banyak lagi, namun lupa.. Kelamaan soalnya,, sigh.. 

Day 2 Jum'at 9 November 2012
Ternyata saya butuh waktu lama untuk melanjutkan. Hehe.
Singkat cerita, hari kedua berada di Solo dihabiskan dengan mencoba mengunjungi spot-spot penting yang ada di sana. Berbekal informasi yang dikumpulkan sahabat saya mengenai area yang cukup terkenal di Solo dan diakhiri dengan mencari jalan ke rumah sahabat saya untuk sekalian menghadiri acara lamarannya.

Tuesday, November 27, 2012

12th: Solo is not about Career because It is not Solo Career (Day 1)

Berbicara tentang bulan November yang saya lalui, tidaklah sepenuhnya membosankan dan dihabiskan di kamar. Catatan kemaren hanyalah catatan saya yang mati kebosanan dan ingin setengah mati hangout bareng teman buat mendaki gunung, namun tak kesampaian. *Dasar anak nakal, disebut-sebut terus. Kalau mama saya tahu, pasti kena jitak.

Sebut saja ini perjalanan saya yang ke-12 dan coba dokumentasikan. Tidak sepenuhnya direncanakan untuk vacation, tetapi untuk menghadiri peristiwa besar sahabat saya yang menikah di Karanganyar (see 11th). Perjalanan ini adalah salah satu perjalanan yang luar biasa yang saya lalui dengan seorang sahabat. Perjalanan bertualang berdua di kota kalem "Solo" hingga nyaris menghapal jalan yang ada di sana.

DAY 1 Kamis, 8 Nov 2012
Tiket yang jauh-jauh hari sudah dipesan dan perlengkapan bepergian yang sudah dipersiapkan adalah menu utama bawaan kami saat itu. Tepat pukul 12 siang, saya dan rekan mengambil izin cuti 1.5 hari untuk segera berangkat ke Solo. Salah satu menu transportasi yang kami pilih untuk menuju bandara adalah "Damri Gambir". Dengan hanya membayar 20.000 rupiah, kami sampai di Terminal 2 Bandara Soeta.

Teman saya terlelap dengan sempurna sementara saya yang duduk di sampinya, tepat di sebelah jendela bergerak dengan resah. Mengapa? Karena saya sedang berpikir keras untuk memulai pembicaraan dengan seorang Jepang di sebelah saya. Hahahha, saya memang sangat hiperaktif sekali. Tetapi karena telat memulai dan tidak menemukan momen yang tepat, kecuali kata "Excuse me" yang saya lancarkan ketika meminta jalan, akhirnya saya nggak jadi bertemaaaaan. Huhuhu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...