Sunday, May 13, 2012

My Day in this Week

(Source: here)

Menghitung detik yang sudah terlewat
Akhir-akhir ini pikiran saya melayang-layang
Tak jelas kemana, menelpon ke rumah pun rasanya mengambang
Serasa ada yang tak benar, aaaah
Memang cukup banyak yang terjadi minggu ini 

  1. Konflik kesalahpahaman antar teman namun akhirnya selesai dengan keterbukaan
  2. Pertemuan dengan teman dari belahan dunia lain hingga tengah malam saat mood saya berantakan sehingga menghasilkan ketidakpuasan dari kegaringan yang saya ciptakan
  3. Tekanan dari orang yang merasa punya andil dalam pekerjaan yang sedang saya kerjakan
  4. Melihat sendiri pelaksanaan korupsi sekaligus menjadi korban bahkan diperebutkan dari instalansi yang sama, yang membuat saya terpaksa berakting menjadi seseorang
  5. Menghabiskan waktu hingga seminggu untuk menjadi perusahaan terdaftar di sebuah perusahaan bonafit, sederhana namun sedikit melelahkan
Namun untuk semua item di atas, saya harus bersyukur, bersyukur karena:
  1. Kesalahpahaman itu akhirnya terselesaikan, tanpa tekanan karena keterbukaan dan mungkin juga karena saya tak suka dengan perselisihan. Dapat mengganggu kenyamanan.
  2. Pertemuan itu cukup menyenangkan. Teman baru ini sangat ramah, lucu dan terbuka. Saya jadi tahu bagaimana pandangannya tentang negara saya, tentang bisnis yang saya geluti, tentang bagaimana dia melihat kehidupan, dan sebuah cita-citanya tak mau luntang lantung di negeri orang jika tak ada yang bisa dia jadikan sebagai pijakan.
  3. Awalnya saya kesal, lama-lama saya mulai mengendalikan emosi. Ya sudahlah, nanti saja biar yang lain yang menyelesaikan karena  tingkatan saya masih hanya memikirkan teknis saja. Biar manajemen yang menyelesaikan.
  4. Saya diberi nasehat dengan atasan bagaimana menanggapi situasi aneh seperti ini. Harus belajar strategi dan terutama untuk hal-hal seperti ini, kesampingkan perasaan. Karena toh mereka tak berperasaan kepada kita.
  5. Meskipun saya gelagapan dalam memenuhi semua kelengkapan dokumen, entah bagaimana semua yang saya butuhkan dari awalnya tidak ada menjadi ada. Dan katanya Senin besok perusahaan saya akan mendapatkan surat keterangan sebagai perusahaan terdaftar. Kelelahan itu membuahkan hasil dan saya mengetahui prosesnya dari awal.
Coba lagi menghitung waktu yang terlewati pada weekend ini
Sedikit bosan karena menghabiskan hari hanya di kamar pada Sabtu selepas tenis
Mencoba mencari kesibukan yang bermanfaat, seperti mencuci, membersihkan kamar atau membaca novel
Tempat ini terlalu tenang, yang terkadang melelapkan saya dalam jangka waktu yang cukup panjang

Sedangkan teman main saya sedang menyebar
Ada yang masih di Yogya
Ada yang mengikuti seminar di Surabaya
Ada yang pulang ke Bandung
Ada yang mengejar tiket di Gambir
Bahkan ada yang mengikuti konferensi di Singapura
Wew, so amazing aktifitas mereka

Saya harus beranjak dari kamar ini, setidaknya hingga sore
Pergi ke arena yang tidak membuat saya nyaman dan terlelap
Sudah cukup bermain-mainnya kemaren
Sekarang saya harus serius dan itu membutuhkan tekad dan usaha
Yaah, demi masa depan, demi kewajiban dan demi pertanggung jawaban

Hidup ini sesungguhnya menyenangkan. Dan untuk merasa senang, kita perlu kesabaran.
(DY - 13 May 2012)



No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...