Wednesday, February 29, 2012

Mein Name ist (2)

(Source: here)
Dalam perenungan yang panjang, tiba-tiba saya teringat dengan semua nama panggilan yang muncul dalam perjalanan hidup saya hingga sekarang. OMG, bos saya datang, mau marahin saya. Hup hup hup, siap-siapin jantung, tarik napas dalam-dalam, hilangkan ketegangan otak, dan dibawa dingin.. Pokoknya saya tidak boleh jadi batu hari ini, saya mau jadi ahli jiwa dan raga...

Berikut nama panggilan yang muncul selama ini:
  1. Ika --> nama panggilan di lingkungan keluarga. Kalau saya kenalan bareng keluarga, ya pake nama ini. Kalau dengan nama ini saya seringnya jadi anak baik.
  2. Rika --> nama panggilan di lingkungan tetangga. Percaya atau tidak percaya, nggak ada yang kenal saya kalo ada temen datang, nanya dimana rumah Dina? Pernah dipake di sekolah hingga kelas 1 SD, namun hilang tidak berbekas ketika kelas 3 SD.
  3. Dina --> nama panggilan di sekolah, di ngaji, di kuliah, dan di lingkungan pekerjaan a.k.a panggilan dalam kondisi normal dan formal. Sempat saya ingin kenalan pakai nama Yuka, tapi kayaknya sedikit maksa. Jadi akhirnya tidak bertahan lama.
  4. Diden --> nama panggilan yang muncul ketika masih SMA. Waktu saya ditunjuk sebagai RT Asrama. Panggilan tetap bertahan di lingkungan wanita anak asrama SMA hingga sekarang. Karakter saya dengan nama ini adalah anak yang lucu.
  5. Jurik --> Entah ini panggilan sayang, entah panggilan ejekan. Sempat saya tenang-tenang aja, tapi waktu tahu artinya adalah Hantu, saya sedikit terpana dan ternganga. Jurik digunakan di lingkungan teman asrama kuliah dan teman dekat saya SMA. Sampai-sampai hadiah ulang tahun saya diberi nama The Juriks.. (makasih genggooong). Karakter saya dengan nama ini: ribut, hiperaktif,
  6. Sayur --> dipanggil dengan nama ini sama geng kuliah, alias teman dekat di perkuliahan. Manggil saya Sayur Mayur.
  7. DinYur atau DiYur --> dipanggil sama teman dunia perkuliahan yang tidak terlalu dekat
  8. Lae --> ini panggilan antara saya dan teman Terra saya. Karena dia berkuliah di Timur Jauh sana dan saya ada mepet-mepet tinggal di Sumatera, jadilah saya berlae-lae dengannya. Panggilan ini semakin eksis di kalangan backpackeran saya, soalnya teman saya ini sangat aktif sekali.
  9. Cungki --> ini panggilan terbaru antara saya dan teman sekantor saya. Entah bagaimana jadinya saya bisa berakhir dengan percakapan dan panggilan Cungki. Awalnya Cung, berasa manggil Kacung. Karena sedikit kurang sopan, jadilah ditambahkan Ki. Menjadi Cungki.. Banyak yangt pengen ikut-ikutan manggil kami dengan nama ini. yayaya, saya jadi gaul dengan panggulan ini, karakternya jadi hiperaktif lagi.
  10. Yurika --> kalau kenalan sama orang Jepang. Saya jual nama ini.

Demikianlah Nama-Nama panggilan saya sepanjang hidup saya sampai sekarang. Banyak sekali ternyata. Akankah bertambah lagi??

Hwahahha,, barusan saya habis dimarahin habis-habisan. Hikshiks. Hidup ini memang banyak gundukannya ya??

-Tak Kenal Maka Tak Sayang-

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...